KLU Akan Gelar OP Lagi


Tanjung, KLU - (14-07-2010) Tingginya harga minyak akhir-akhir ini yang diiringi dengan ketersediaan minyak tanah yang terbatas di kalangan pedagang membuat para ibu rumah tangga mengeluh. Kondisi ini semakin diperparah karena semakin sulitnya memperoleh mitan untuk keperluan sehari-hari.

Menurut informasi yang diperoleh dari beberapa ibu rumah tangga, harga mitan belakangan ini cukup mahal. Harga mitan semula hanya Rp 3ribu per liter saat ini meningkat menjadi Rp4- Rp 5 ribu per liter. Harga yang cukup mahal ini tidak hanya mempengaruhi pengeluaran ibu-ibu rumah tangga tapi hal ini juga dikeluhkan oleh para pengecer minyak tanah.

Kepala bidang perdagangan pada disperindagkop dan UKM KLU, H. Haris Nurdin, S. Sos membenarkan masih tingginya harga minyak tanah. Untuk itu dalam waktu dekat ini beliau akan menggelar operasi pasar (OP) minyak tanah di lima kecamatan. Tiap kecamatan kita alokasikan minyak tanah 5 ribu per liter, di kecamatan tanjung dapat jatah OP dua kali ungkap Nurdin.

Pada OP nanti tiap KK akan diberikan satu kupon berisi 5 liter dengan harga Rp 3 ribu perliter. Harga ini diberikan guna meringankan dan membantu masyarakat untuk mendapatkan minyak tanah. Selain minyak tanah OP juga akan menyediakan barang kebutuhan pokok masyarakat. Kegiatan ini dalam rangka menyambut ulang tahun KLU pada tanggal 21 juli mendatang.

Selain menjelaskan tentang OP kepala disperindagkop dan UKM KLU, Drs H. Kholidi, MM dalam surat edarannya meminta agar pemilik pangkalan minyak tanah mentaati peraturan gubernur NTB nomor 15/2008 tentang perubahan penetapan harga eceran tertinggi minyak tanah pada pangkalan provinsi NTB yang antara lain memuat tentang harga eceran tetap. (i2klu)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar